Selasa, 22 November 2011

Henry Ford, Anak Nakal Tapi Patuh Pada Orang Tua

Nama Henry Ford (1863 – 1947) lebih kita kenal sebagai pendiri pabrik otomotif raksasa FORD. Ya, dia lah yang mengenalkan mobil "Model T" dan menjadi termasyur di dunia.

Penggunaan mesin mobil seperti yang sekarang dipakai, hanya dimungkinkan karena penemuan sang bapak Ford tersebut. Mungkin, tanpa penemuan Henry Ford, harga mobil masih mahal dan belum bisa menembus pasar menengah ke bawah.

Henry Ford, anak dari pasangan William Ford dan Mary Litogot memiliki darah Belanda yang kental. Keingintahuannya terhadap ilmu permesinan sudah muncul sejak di bangku sekolah dasar. Ia pernah melakukan penelitan serupa seperti yang James Watt lakukan (James Watt dikenal sebagai penemu mesin uap).

 

Foto: tocmp.com
Suatu siang, ia nekat mengambil teko berbahan tembikar tebal, lalu diisi air. Pada mulut teko, disumbat dan tutupnya diikat erat-erat. Ia ingin tahu, apa yang terjadi kalau uap hasil rebusan air mendapat tahanan. Teko tersebut kemudian dimasukkan ke dalam perapian di ruang makan. Ia duduk dekatnya sambil menunggu.

Tiba-tiba "BUM!!!" teko meledak. Ruang makan berserakan. Sekeping pecahan memecahkan jendela kaca, memecahkan cermin, serta menancap di muka si kecil Henry. Luka ini pada akhirnya nanti selalu mengingatkan pada percobaan ini. Dan, Henry selalu mengenangnya sebagai "Pak Uap".

Kenakalan masa kecil terus terjadi. Pernah seorang petani masuk ke kelas tempat Henry belajar karena ada anak yang membendung sungai di dekat rumahnya, sehingga air sungai meluap masuk gudang bawah tanah petani tersebut. Pak guru yang mengetahui si pembuat onar, langsung bertanya padanya, "Bagaimana ini, Henry?"

"Waaaah, bagaimana, ya?" Jawab Herny kebingungan. "Saya tidak menduga air tersebut meluap dan merusak rumah pak tani. Tujuan kami ingin mendapatkan air yang cukup supaya bisa menjalankan kincir air. Kincir tersebut kami buat dari bekas penggaruk gilingan kopi. Bapak guru mestinya melihat betapa bagusnya kincir tersebut bekerja." Meskiupun bersalah dan mendapat hukuman, Henry tetap antusias mengumumkan penemuannya pada pak guru.

Bosan dengan mesin uap dan kincir air, Henry melirik pada kenakalan berikutnya. Pada suatu hari di sekolahnya, ia bersama teman sebangkunya John Haggerty iseng membongkar arloji. Pak guru yang mengetahui ini langsung menyuruhnya menyusun kembali mesin arloji tersebut sebagai hukuman. Dengan cepat, hanya dalam waktu 10 menit Henry menyusun mesin arloji tadi seperti sediakala.

Karena kepiawaiannya, ia pun mendapat banyak pesanan membetulkan arloji rusak dari orang-orang di desanya. Pekerjaannya sebagai "tukang servis jam" ini pula yang membantunya bertahan saat merantau di Detroit. Henry muda bekerja di pabrik mesin uap dengan gaji US $ 2,50 seminggu. Padahal untuk sewa kamar dan makan habis US $ 3,50. Untung ia bisa bekerja sampingan sebagai "tukang servis jam" jadi bisa tetap bertahan hidup.


Patuh Pada Orang Tua

Kepandaian Henry menyebabkan atasan di tempat kerjanya senang. Ia segera mendapat promosi kenaikan pangkat. Sayangnya, di saat bersamaan ia mendapat surat dari rumah memintanya pulang karena ayahnya sakit keras. Ia pun meninggalkan karirnya, langsung pulang dan kembali menjadi petani.

Keputusan Henry untuk patuh pada orang tuanya berbuah manis. Justru, selama di rumah ia akhirnya menghasilkan penemuan baru yaitu "Lokomotif pertanian". Dengan alat ini, penggunaan hewan ternak untuk membajak sawah bisa digantikan, dan waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat.

Foto : edwardnjackson.com


Kalimat Bijak Henry Ford

Ada beberapa kata-kata bijak yang bisa jadi inspirasi kita:

1. Siapapun yang berhenti belajar akan cepat menjadi tua, meskipun ia baru berumur 20-an. Tapi orang yang suka belajar akan tetap muda. Hal terbesar dalam hidup ini adalah memelihara pikiran kita tetap muda.

2. Datang bersama adalah awal; tetap bersama adalah kemajuan; bekerja bersama adalah menuju sukses.

3. Antusiasme adalah ragi yang membuat harapan Anda bersinar ke bintang. Antusiasme adalah binar di mata Anda, ayunan gaya berjalan Anda. Pegangan tangan Anda, gelombang tak tertahankan kehendak dan energi untuk melaksanakan ide-ide Anda.

4. Bahkan sebuah kesalahan bisa berubah menjadi satu hal yang sangat berguna untuk kemajuan.

5. Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi, namun kali ini kita bisa lebih cerdas.


Sumber: Buku "Anak Miskin Yang Jadi Masyhur" - Sarah K. Bolton

Tempat Lilin Unik

Terinspirasi dari berbagai hal menarik, menghasilkan tempat lilin dengan desain unik. Entah, apakah kalian bisa mencarinya di toko lilin di Indonesia. Setidaknya, bentuk-bentuk tempat lilin di bawah ini lumayan lucu. Apalagi sebagai hadiah untuk orang yang istimewa.


 1. Tempat lilin replika dari pedang Darth Vader (lightsaber).




2. Tempat lilin Looney Tunes

3. Tempat lilin berbentuk rangka tangan Mummy.




4. Tempat lilin berbentuk kepala anak kecil/bayi.




5. Tempat lilin berbentuk pipa tembakau




6. Tempat lilin replika Pyro, sebuah karakter dalam Team Fortress 2.




7. Bagi generasi 80-an pasti tahu bentuk Tempat lilin ini. Ya, mirip joystick Atari.






8. Tempat lilin berbahan porselain ini seperti bom TNT yang biasa terlihat di film kartun/animasi.




9. Tempat lilin berbentuk rangkaian tulang belakang.




10. Tempat lilin berbentuk nenek-nenek. Mirip penyihir di dongeng "Topi Merah"?


Tempat Lilin Unik

Terinspirasi dari berbagai hal menarik, menghasilkan tempat lilin dengan desain unik. Entah, apakah kalian bisa mencarinya di toko lilin di Indonesia. Setidaknya, bentuk-bentuk tempat lilin di bawah ini lumayan lucu. Apalagi sebagai hadiah untuk orang yang istimewa.


 1. Tempat lilin replika dari pedang Darth Vader (lightsaber).




2. Tempat lilin Looney Tunes

3. Tempat lilin berbentuk rangka tangan Mummy.




4. Tempat lilin berbentuk kepala anak kecil/bayi.




5. Tempat lilin berbentuk pipa tembakau




6. Tempat lilin replika Pyro, sebuah karakter dalam Team Fortress 2.




7. Bagi generasi 80-an pasti tahu bentuk Tempat lilin ini. Ya, mirip joystick Atari.






8. Tempat lilin berbahan porselain ini seperti bom TNT yang biasa terlihat di film kartun/animasi.




9. Tempat lilin berbentuk rangkaian tulang belakang.




10. Tempat lilin berbentuk nenek-nenek. Mirip penyihir di dongeng "Topi Merah"?


Demi Kelapa Sawit,Orang Utan Jadi Korban

Mengerikan, ribuan orangutan terus dibunuh tiap tahun, padahal sudah masuk hewan langka yang dilindungi. WWF, The Nature Conservacy, Asosiasi Ahli Primata Indonesia, beserta organisasi swasta lainnya memberi pernyataan ini setelah melakukan penelitian beberapa tahun belakangan.

Pada 2007 silam, sebanyak 750-1.800 orangutan mati di Indonesia. Ribuan kematian orangutan terjadi di tahun-tahun berikutnya. Kemudian, dari hasil wawancara 9.983 responden di 687 desa di tiga provinsi Kalimantan antara bulan April 2008 hingga September 2009, setidaknya ditemukan 750 orangutan tewas dibantai.



 foto: sumber internet
Lebih dari setengah responden yang diwawancara bahkan mengaku setelah membunuh, mereka memakan daging orangutan tersebut. Orangutan tersebut dibunuh karena mengganggu tanaman milik warga. Terutama karena dianggap menjadi hama kelapa sawit.

Menurut hasil penelitian dilakukan Perhimpunan Pemerhati dan Peneliti Primata Indonesia (Perhappi) dan The Nature Conservancy (TNC), April 2008 hingga September 2009, menunjukkan adanya "perebutan ruang" antara manusia dengan orangutan.

 
  foto: sumber internet
Mana Reaksi Pemerintah?

Ironisnya, belum ada reaksi dari pemerintah atas tragedi ini sedikit pun. Pihak kementerian kehutanan Indonesia juga belum memberi berkomentar mengenai masalah ini. Padahal melihat dari banyaknya bukti tengkorak, kulit, dan bagian tubuh orangutan yang tergeletak berserakan di hutan, ini merupakan fakta yang sangat mengerikan.

Yaya Rayadin, peneliti dari Pusat Peneliti Hutan Tropis (PPHT) meminta Pemprov Kaltim tak menutup mata terkait tragedi ini. Satu hal yang menurut Yaya tak kalah penting adalah anggaran untuk penyelamatan orangutan. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai hal tersebut. “Kita berbicara konservasi orangutan. Tapi apakah ada budgetnya?,” tanyanya.

Dari kacamata pengamat lingkungan Niel Makinuddin, pemerintah juga punya andil dalam kerusakan habitat orangutan. Spesies orangutan dilindungi oleh undang-undang (UU). Tapi, ketika Tata Ruang memaksa habitat orangutan tergerus oleh kepentingan usaha, tidak ada hukum yang mengaturnya. “Padahal orangutan kalau habitatnya dirusak, sudah pasti mati. Entah dikejar karyawan perusahaan atau mati kelaparan,” ujar pengamat lingkungan ini.

Niel mengatakan, pakan dan ruang bagi orangutan merupakan kunci kehidupan. Jika dua itu tak ada, bisa dipastikan orangutan akan pergi mencari tempat baru. “Orangutan makan sawit atau kambiumnya akasia itu temporary, karena bukan itu makanan utama mereka, bisa dilihat dari struktur giginya. Tapi, karena keadaan, sebagian tempat sudah jadi batu bara, sawit, mereka lari,” jelas Niel.

Berdasarkan hasil studi dari tahun 2006 hingga sekarang, penelitian ground survey telah dilakukan bahkan telah berhasil membuat sekitar 74 km transek dan berhasil mengobservasi 1.500 pohon sarang dengan ditemukan sekitar 2.400 sarang orangutan. Dari luasan tersebut, mengacu kepada hasil penutupan kawasan hutan dan ground survey, diperkirakan masih terdapat sekitar 2.500-3.000 ekor orangutan di Lanskap Kutai.

Menengok ke belakang, pada 1990, jumlah orangutan di tanah Borneo diperkirakan mencapai 230 ribu. Pada 2007, angkanya diprediksi 54 ribu. Lalu, pada 2010, khususnya di Lanskap Kutai, menyusut jadi 2.500-3.000 ekor saja. Secara keseluruhan, populasi orangutan Kalimantan diperkirakan tinggal 50 ribu saja.


 foto: sumber internet

Mohon sebarkan kabar ini seluas-luasnya untuk mendukung gerakan "Save Orangutan".



sumber: iPos

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons