Minggu, 01 April 2012

ReactOS Pengganti Windows XP

ReactOS
ReactOS Pengganti Windows XP~Perusahaan besar microsoft secara resmi telah mengumumkan tentang akan dirilisnya windows 8 pada bulan februari serta menghentikan dukungan terhadap windows-windows versi sebelumnya seperti Windows XP kurang lebih 2 tahun lagi.
Windows XP memang sebuah sistem operasi yang tidak jarang digemari oleh sebagain orang pengguna komputer.
Dalam keadaanya sistem operasi ini bahkan sampai saat ini masih terdapat pengguna setia yang enggan berpindah ke sistem operasi windows terbaru seperti, Windows Vista, Windows 7 bahkan yang terbaru windows 8.
Dengan dihentikanya dukungan terhadap windows XP, tentu para pengguna setia akan khawatir dengan sistem yang diklaim simpel dan sederhana ini. Akan tetapi, bagi para pecinta windows XP tidak perlu bersedih hati.
Karena ada sebuah sistem operasi baru yang berbasi windows NT/Xp yang sedang dikembangkan untuk menjadi alternatif pengganti windows XP yang dukunganya akan segera dihentikan tersebut.
ReactOS ® sistem operasi bebas dan open source untuk Microsoft Windows ® yang kompatibel dengan hardware dan perangkat lunak yang ada.
Sistem operasi bebas dan open source ini mempunyai arsitektur Windows NT, menyediakan dukungan untuk aplikasi dan driver, serta alternatif dari sistem operasi desktop dan server.
Singkatnya, ReactOS ini dirancang dengan stabil dan ringan. Model keringanan ini diadopsi seperti Windows 95. Meskipun ringan, ReactOS menawarkan banyak dibandingkan dengan Windows 95 dengan pengalaman yang up-to-date.
Sistem operasi ini berlisensi GNU GPL yang artinya anda bisa meng-copy serta bisa ikut mengembangkanya.
Apabila anda tertarik dengan proyek sistem operasi pengganti windows XP ini. Anda bisa mengetahui info lebih lengkap mengenai ReactOS pada situs remisnya di linik berikut ini :
http://www.reactos.org



Sumber:pusatteknologi.com

Opera Untuk Ponsel Android


Opera Untuk Ponsel Android~Untuk berselancar di dunia maya tentu dibutuhkan sebuah aplikasi web browser yang mumpuni sehingga para pengguna dapat berselancar  di internet dengan nyaman, aman dan cepat. Sebagai leader web browser pada perangkat mobile kini Opera merilis web browser khusus ponsel Android yakni Opera Mini for Android 7.0.
Seperti halnya Opera Mini lainnya, aplikasi Opera ini dapat diunduh gratis melalui situs resminya http://m.opera.com. Selain itu, Opera Mini untuk Android ini juga dapat didownload Google Play Store (Android Market) atau AppBrain Store.
Adapun keunggulan Opera Mini untuk Android tersebut adalah :
  1. Cepat. Opera Mini 7 untuk ponsel Android lebih cepat dan lebih sempurna, karena akselerasi hardware yang telah ditingkatkan.
  2. Mudah. Adanya fasilitas Speed Dial seperti versi desktop membuat aplikasi ini lebih mudah digunakan tanpa perlu mengetikkan alamat situs, karena pengguna bisa memilih situs yang diinginkan atau situs yang sering dikunjungi tanpa harus bookmarks terlebih dahulu.
  3. Hemat. Opera Mini 7 ini dilengkapi dengan fasilitas kompresi halaman web dari jaringan di ponsel pengguna sehingga data yang terpakai menjadi lebih kecil dan akses website lebih cepat.
Fitur lain yang tak kalah menarik adalah Tab, fitur ini mengijinkan pengguna untuk membuka beberapa halaman sekaligus dalam satu tampilan sehingga mereka tidak perlu menunggu lama lagi untuk membuka dua atau lebih halaman website. Cukup dengan menambah dan menggeser Tab untuk membuka halaman website yang baru.
Kami juga melakukan pengujian terhadap Opera Mini ini kemudian membandingkan dengan Web Browser bawaan ponsel Android. Ternyata hasilnya mengejutkan, waktu yang dibutuhkan untuk membuka halaman website secara sempurna menggunakan Opera Mini jauh lebih cepat dibandingkan dengan Web Browser bawaan ponsel Android.
Tertarik menggunakan Opera Mini pada ponsel Android? Silahkan install dan nikmati kenyamanan dan kecepatannya. Selamat mencoba.



Sumber:pusatteknologi.com

Spesifikasi Minimal Komputer Untuk Install Windows 8

Sistem operasi merupakan penghubung antara perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yang kemudian bisa dijalankan oleh manusia (brainware). Pada dasarnya sistem operasi mempunyai kelebihan dan juga kekurangan masing-masing baik itu Windows, Linux, Mac OS, Open Solaris dan lain-lain. Agar sistem operasi tersebut berjalan dengan maksimal perlu adanya komputer yang mempunyai spesifikasi minimal untuk menjalankan sistem operasi tersebut.
Spesifikasi Minimal Install Windows 8
Pada tanggal 29 Februari 2012 sesuai jadwal yang dirilis oleh Microsoft Windows 8 Beta sudah dikeluarkan. Untuk mecoba sistem operasi terbaru Windows 8 ini ada beberapa persyaratan dan minimal spesifikasi komputer yang bisa digunakan untuk mencoba sistem operasi yang mendukung layar sentuh ini.
Spesifikasi komputer untuk menginstall Windows 8 Beta sistem operasi terbaru Microsoft ini terbilang khusus dan agak berat karena kebutuhan dan tujuan dari sistem operasi Windows 8 selain PC / Komputer juga nantinya akan digunakan pada Tablet.
Persyaratan atau spesifikasi untuk install sistem operasi Windows 8 dengan tampilan terbarunya ini adalah sebagai berikut :
  1. Prosesor 1 gigahertz atau lebih.
  2. RAM 1 gigahertz untuk 32-bit atau 2 gigahertz untuk 64-bit.
  3. Hard drive 16 ghz untuk 32-bit atau 20 giga untuk 64-bit.
  4. Sebuah kartu grafis yang mendukung Microsoft DirectX 9 atau lebih tinggi.
Kemungkinan besar memang akan ada beberapa fitur yang tidak berjalan seperti dukungan terhadap layar sentuh yang di usung oleh Windows 8 ini. Karena membutuhkan spesifikasi komputer tertentu yang membutuhkan monitor dengan fasilitas layar sentuh yang telah disebutkan sebelumnya.
Saat ini, Sistem operasi Windows 8 ini hanya dapat dinikmati oleh kalangan terbatas karena masih versi beta. Bagi anda yang telah mencoba rilis terbaru sistem operasi besutan Microsoft ini. Apakah komentar anda mengenai Windows 8 yang juga mulai masuk ke pasar Tablet ini?




Cara Mengatasi Troubleshooting Hardware Pada Komputer

Troubleshooting Komputer
Troubleshooting adalah adanya suatu masalah atauadanya ketidak normalan pada komputer kita. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 troubleshooting hardware dan troubleshooting software.
Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan troubleshooting software ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Meski tidak menutup kemungnkinan juga gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada software tetapi juga troubleshooting hardware.
Cara mengatasi troubleshooting standard pada komputer bisa dikatakan pertolongan pertama pada komputer yang terjadi masalah analisa troubleshooting tersebut dan bagaimana cara mengatasinya bisa simak solusi troubleshooting hardware pada pc komputer.
Pada pembahasan kali ini akan dibahas lebih fokus cara mengatasi troubleshoting hadrware pada pc komputer anda, Sebagai berikut :
  1. Periksa aliran listrik ke komputer : Kabel Power, Power suply periksa kembali sudah terpasang dengan baik dan benar dan tidak ada masalah
  2. Pastikan pemasangan komponen-komponen komputer dengan benar : Pastikan tidak ada komponen yang kendor dalam pemasanganya.
  3. Pastikan Kabel Monitor terpasang dengan benar : Kabel monitor terhubung dengan monitor secara benar
  4. Analisa suara komputer “beep” : Periksa dan analisa suara yang keluar pada pc speaker dengan berbagai kode berikut.
Berikut ini adalah kode analisa suara troubleshooting tersebut :
Bunyi ‘beep’ pendek 1 kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
Bunyi ‘beep’ pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
Bunyi ‘beep’ panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
Bunyi ‘beep’ panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
Bunyi ‘beep’ pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
Meski ada kemungkinan juga terdapat perbedaan pada bunyi “beep” pada setiap merk motherboard tidak ada salahnya anda lebih bisa mencermati dan mengamati troubleshooting yang terjadi pada komputer anda. Karena pada dasarnya analisa suara ini tidaklah kaedah pasti dalam pendeteksian troubleshooting tapi bisa mejadi wacana bagi kita apabila terjadi troubleshooting pada komputer kita.
Hardware Pendeteksian Masalah :
  1. Power Supply
  2. Motherboard
  3. Speaker
  4. RAM
  5. VGA Card + Monitor
  6. Keyboard
  7. Card I/O
  8. Disk Drive
Cara Mudah Menganalisa Troubleshooting
Apabila terdapat problem komputer disertai sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6, 7, dan 8 yaitu pada Keyboard, Card I/O, dan Disk Drive.
Apabila terdapat problem disertai sistem memberikan kode bunyi “beep” lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep,kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.
Untuk tahap awal, analisa terlebih dahulu ada dibagian manakah troubleshooting hardware komputer tersebut. Kemudian anda bisa mencabut atau melepaskan hardware yang kira-kira terjadi troubleshooting kemudian pasangkan kembali dengan pasti dan periksa secara tepat tidak ada kelonggaran dalam pemasangan kembali hardware tersebut.
Apabila masih terdapat beberapa troubleshooting yang belum ditemukan silahkan periksakan ke service/jasa service komputer terdekat atau service center resmi komputer anda.



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons