Rabu, 30 Mei 2012

Transit Venus 6 Juni 2012

Transit Venus adalah peristiwa saat posisi planet tersebut berada di antara Matahari dan Bumi sehingga akan tampak sebagai titik hitam yang bergerak di muka Matahari. Kejadian alam yang langka ini akan terjadi 6 Juni 2012 mendatang.

Mengapa langka? Transit Venus terjadi hanya dua kali dalam satu abad. Uniknya, antara transit pertama dan kedua jaraknya 8 tahun, namun peristiwa berikutnya harus menunggu lebih dari seabad, 121 tahun atau 105,5 tahun tergantung periodenya.
 
Transit Venus terakhir kali terjadi tahun 2004 dan berikutnya akan terjadi 6 Juni 2012. Setelah itu, baru tahun 2117 transit Venus akan kembali terjadi.

Artinya transit Venus mendatang pada 6 Juni 2012 mungkin kesempatan terakhir bagi sebagian besar orang yang hidup saat ini untuk menyaksikannya kecuali berumur panjang lebih dari 100 tahun.

Muhammad Rayhan, Ketua Himpunan Astronom Amatir Jakarta (HAAJ) mengatakan, Venus yang memiliki periode revolusi mengelilingi Matahari rata-rata sekitar 200 hari sementara Bumi yang 365 hari memang akan selalu pada posisi sejajar setiap 19 bulan yang jatuh Juni atau Desember.

Namun, tidak setiap kalau terjadi transit Venus. Hal ini karena orbit Bumi dan Venus punya perbedaan sekitar 3,4 derajat. Posisi sejajar dan lurus hanya terjadi berulang dengan periode 8 tahun, 121 tahun, 8 tahun, dan 105,5 tahun.

Transit hanya terjadi untuk dua planet inferior atau planet dalam yakni Merkurius dan Venus. Hal ini karena kedua planet itulah yang mungkin melintas di antara Bumi dan Matahari. Sementara planet lainnya tidak mungkin terjadi transit dengan Matahari.

"Karena kedua planet di antara obit Bumi dan Matahari. Mars dan lainnya punya orbit di luar Bumi," jelas Rayhan.
  
 
Foto: bma2.org
 
 Beginilah transit venus akan terlihat, ada noktah hitam mengorbit pada matahari
 
Sayangnya, pada peristiwa transit Venus tanggal 6 Juni 2012, tidak seluruh daerah yang bisa mengamatinya. Beruntung, seluruh wilayah Indonesia masuk dalam wilayah pengamatan.

Wilayah Indonesia Timur dapat mengamati peristiwa tersebut dari awal hingga akhir yang berlangsung sekitar 6 jam. Sementara wilayah Indonesia barat dapat mengamati lebih dari 5 jam.

"Sejak pertama kontak sampai selesai dari Jakarta bisa diamati mulai pukul 05.10 pagi," kata Rayhan.

Namun, karena pada saat transit dimulai Matahari belum terbit, pengamatan baru bisa dilakukan beberapa menit kemudian hingga berakhir pukul 11.00.




Sumber
apakabardunia.com

Minggu, 13 Mei 2012

VY Canis Majoris, Bintang Terbesar di Alam Semesta

Sejauh pengetahuan manusia hingga saat ini, bintang terbesar di alam semesta adalah VY Canis Majoris. VY Canis Majoris berada di gugusan bintang Canis Major. Karena saking besarnya, ia termasuk salah satu bintang yang paling terang cahayanya. Letaknya sekitar 4.900 tahun cahaya dari bumi.



Perbandingan planet dan bintang

Bintang ini pertama kali diketahui berdasarkan katalog dari Jerome Lalande pada 7 Maret 1801. Katalog tersebut mencatat VY Canis Majoris sebagai 7 bintang besar. Sejak tahun 1847, VY Canis Majoris diketahui sebagai bintang merah. Dengan suhu sekitar 3000 K, suhu yang termasuk dingin untuk sebuah bintang bercahaya.

Adakah bintang lain yang lebih besar dari VY Canis Majoris? Sampai sekarang pun para ilmuwan masih mengungkap fakta-fakta sains mengenai keberadaan bintang lain yang memiliki massa yang lebih besar dan lebih massive daripada VY Canis Majoris.


Ukuran VY Canis Majoris dibandingkan Matahari.

Profesor Roberta M. Humphreys dari Universitas Minnesota memperkirakan radius VY CMa adalah 1800 hingga 2100 kali radius Matahari. Untuk mengilustrasikan, jika Matahari digantikan oleh VY CMa, radiusnya bisa melampaui orbit Saturnus.

Dan jika Bumi diwakili oleh bola dengan diameter 1 cm, Matahari diwakili bola dengan diameter 109 cm, dengan jarak antara keduanya 117 meter. Pada skala ini, VY Canis Majoris memiliki diameter sekitar 2.3 kilometer.

Tidak seperti bintang-bintang besar lainnya VY Canis Majoris adalah bintang tunggal dan bukan sistem bintang yang dalam satu tata surya memiliki lebih dari satu bintang.

Ukuran VY Canis Majoris sangatlah besar jika dibandingkan dengan tata surya kita. Besar diameternya kira-kira dari matahari sampai melampaui orbit Saturnus (9 kali jarak matahari ke bumi) atau 3.063.000.000 km, dan jika dilihat dari kecepatan cahaya VY Canis Majoris harus ditempuh 8 jam oleh kecepatan cahaya untuk mengitarinya sekali putaran.

Perbandingan matahari kita dengan VY Canis Majoris


Perbandingan matahari kita dengan VY Canis Majoris

VY Canis Majoris boleh dibilang sebagai bintang yang sekarat. Seperti bintang besar lainnya di alam semesta ini, VY Canis Majoris menjadi begitu besar karena bahan bakar yang berupa hidrogen telah habis di dalamnya dan mulai menggabungkan hidrogen dengan kulit luar dari inti helium.

Bahkan VY Canis Majoris dapat lebur bersama helium, lithuim dan sebagainya. Akhirnya ia akan memiliki inti yang terdiri dari besi seperti halnya planet.

Masalahnya setelah reaksi fusi terbentuknya inti besi tersebut, mereka tidak menghasilkan energi sehingga tidak mampu mengimbangi tekanan gravitasi yang dihasilkan oleh bintang.

Ketika semua bahan bakar fusi habis, bintang akan runtuh serempak dalam sebuah ledakan supernova dan akan menjadi lubang hitam atau blackhole.

Teori mengenai keberadaan VY Canis Majoris diklaim oleh ilmuwan sebagai bintang terbesar di alam semesta yang pernah diketahui oleh manusia, namun tak menutup kemungkinan jika suatu saat sains dapat menemukan kembali sebuah bintang yang memiliki massa jauh lebih besar dari VY Canis Majoris.

Sumber :
spektrumdunia.blogspot.com

Game Pendeteksi Malaria

Ingin tahu apakah kita terserang malaria? Main saja game crowdsourcing. Dengan permainan ini, kita bisa melihat sel-sel darah merah yang terinfeksi. Dengan demikian, pola-pola sel darah asli dapat dilihat, sehingga dapat diketahui sejauh mana virus malaria terjangkit di dalam tubuh.

Game ini hasil karya para peneliti di Henry Samueli School of Engineering and the Applied Science UCLA dan David Geffen School of Medicine.
Dalam crowdsourcing, kita akan dikenalkan tutorial singkat mengenai karakteristik sel darah yang terinfeksi. Kemudian akan tersaji enam kotak dengan delapan sel darah.

Tujuan permainan ini adalah menggunakan salah satu alat untuk menetralkan sel jahat dan memilih sel-sel sehat yang tersisa. Setelah menyelesaikan sebuah tahap permainan, pemain diberikan panduan lain untuk menganalisis.

Sejauh ini, relawan terlatih di University of California Los Angeles berhasil mendiagnosis sel darah yang terinfeksi malaria dengan tingkat ketepatan yang mendekati ahli patologi terlatih. Permainan ini akan membutuhkan waktu yang jauh lebih cepat untuk mendiagnosis dibanding melalui diagnosa dokter. Tingkat ketepatan prediksi hingga 1,25% lebih baik dibanding analisa profesional kesehatan.

Untuk saat ini, crowdsourcing masih difokuskan pada diagnosis malaria. Tetapi tidak menutup kemungkinan, game ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan biomedis dan lingkungan. Permainan ini dapat dimainkan siapa saja di seluruh dunia lewat berbagai perangkat komputer, mulai dari ponsel hingga komputer pribadi.
Semoga saja nanti bisa dipakai untuk mendeteksi penyakit lain, ya. Lumayan, semakin mempermudah kita mengontrol kesehatan tubuh.
Sumber:

Hiu-Hiu Paling Besar di Samudera

Hiu sangat populer sebagai mahluk laut paling ganas. Bangsa-bangsa di kawasan Pasifik, seperti Hawaii bahkan punya mitos yang meyakini hiu sebagai penjaga samudera. Mereka menyebutnya Aumakua.
Sesungguhnya, tak semua jenis hiu tergolong berbahaya. Ukuran dan bobot tidak bisa dijadikan pedoman kekejaman hiu. Nah, guna mengenal penguasa lautan ini, tak ada salahnya kita lihat 10 hiu berukuran besar.


1. Whale Shark


Whale Shark (Rhincodon Typus) adalah hiu TERBESAR di dunia! Hiu paus dapat hidup sehingga 41 kaki (sekitar 12 meter) dan berat hingga 15 tons.
Meskipun besar, hiu paus (Whale Shark) tidak termasuk golongan buas, gerak mereka sangat lambat dan hanya memakan ‘phytoplankton’.
Populasinya ada di sekitar laut khatulistiwa dan perairan yang hangat. Spesies yang berasal dari kehidupan 60 juta tahun yang lalu ini mampu hidup hingga 70 tahun lamanya.


2. Basking Shark


Hiu Basking - nama latin:  Cetorhinus Maximus, menempati posisi sebagai ikan hiu terbesar ke 2 di dunia. Panjangnya bisa mencapai 40 kaki, dan pernah tertangkap dengan berat hingga 19 ton. Meskipun berbadan besar, hiu jenis ini cenderung lambat dan bukanlah predator alias pemangsa, sama seperti hiu paus.

3. Great White Shark


Great White Shark (Carcharodon Carcharias), adalah salah satu dari hiu yang terganas di dunia. Dapat mencapai panjang hingga  26.2 kaki dan berat hingga 5000 lbs (2267.96 kg).
Hiu Great White adalah hiu terakhir dari jenis species, Carcharodon. Teritorialnya sangat luas, dapat di temukan di lepas pantai semua lautan. Film "Jaws" terinspirasi dari hiu jenis ini.


4. Tiger Shark


Tiger Shark (Galeocerdo Cuvier) menempati urutan ke-4 hiu terbesar di dunia dengan panjang hingga 24.3 kaki.
Seperti halnya hiu putih, spesies yang satu ini juga terkenal dengan kekejamannya. Dari semua jenis hiu yang ada, hiu macan terkenal suka menyerang perenang. Habitatnya di daerah perairan khatulistiwa dunia tetapi lebih cenderung di sekitar perairan Pasifik.

5. Pacific Sleeper Shark


Satu hal yang membuat hiu jenis ini menarik yakni merupakan salah satu dari sedikit jenis hiu yang dapat di temukan di daerah bertemperatur rendah (daerah menghadap kutub). Meskipun biasanya hidup di laut dalam, dengan kedalaman hingga 6500 kaki di bawah permukaan laut.
Hiu Pacific Sleeper (Somniosus pacificus) bisa mencapai panjang 23 kaki dan berat hingga 800 lbs (362,87 kg).


6. Greenland Shark


Hiu Greenland Shark (Somniosus Microcephalus) dikenal juga dengan ‘sleeper shark’, ‘gurry shark’, ground shark’, ‘grey shark’ atau ‘ Inuit Eqalussuaq.
Hiu ini dapat tumbuh hingga 21 kaki, hidup di sekitar perairan Atlantik utara dekat wilayah Greenland dan Iceland.
Yang menakjubkan, usianya bisa mencapai 200 tahun, karena itulah termasuk jenis vertebrata (bertulang belakang) dengan usia hidup terlama.


7. Great Hammerhead Shark


Great Hammerhead (Sphyma mokarran) adalah hiu terbesar dari semua jenis hiu hammerhead (hiu martil) yang dapat hidup hingga 20 kaki.
Great Hammerheads dapat di temukan di seluruh dunia layaknya hiu–hiu yang hidup di perairan khatulistiwa.
Berbeda dengan hiu lainnya, Great Hammerhead sebisa mungkin menghindar dari manusia. Dengan kata lain, hiu ini sangat pemalu.
Hiu Great Hammerhead terbesar yang pernah di tangkap oleh manusia adalah jenis betina dengan berat 1280 lbs (580,59 kg)


8. Thresher Shark


Thresher Shark adalah jenis hiu besar yang bisa mencapai panjang hingga 18 kaki. Hiu ini biasa nya hidup di perairan khatulistiwa.
Hiu Thresher seringkali terlihat ‘ramping’ dari ukuran sebenarnya. Tetapi jangan tertipu oleh muslihatnya, karena hiu ini dapat mencapai berat hingga 1100 lbs (498.95 kg).


9. Bluntnose Sixgill Shark


Hiu Bluntnose Sixgill (Hexanchus griseus) kita masukkan di urutan ke-9. Panjangnya maksimal sekitar 15,8 kaki. Banyak orang menyebutnya hiu sapi.
Kebanyakan jenis dari saudara hiu ini sudah punah. Warnanya bervariasi dari warna coklat hingga mendekati hitam.


10. Bigeye Thresher Shark

Jenis ikan hiu Bigeye Thresher (Alopias superciliosus) dapat di temukan di daerah laut khatulistiwa di kedalaman 1650 kaki di dasar laut.
Hiu Bigeye Thresher mempunyai ciri khas berwarna abu keunguan dan dapat hidup sepanjang 15.1 kaki dan mencapai besar hingga 795 lbs (360.60 kg).





Sumber:
palingseru.com
informationsentinel.com/
biodiversityexplorer.org
uwphotographyguide.com
malacologia.org
sharknames.net
img.thesun.co.uk
blasketisland.com
vertebratejournal.org
3.bp.blogspot.com
hawaiisharkencounters.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons