Rabu, 30 Mei 2012

Wanita Terkaya Di Dunia

Pria terkaya di dunia itu biasa. Tetapi jika wanita terkaya di dunia baru luar biasa. Gina Rinehart, pengusaha Australia dinyatakan majalah Business Review Weekly (BRW) sebagai wanita terkaya di dunia, dengan aset kekayaan mencapai $ 29,17 miliar, atau sekitar Rp 269,8 triliun. 
http://www.infotechgarage.com/wp-content/uploads/2012/05/Gina-Rinehart-Biography-Photos-300x247.jpg

 
Menurut majalah bisnis tersebut, kekayaan wanita 58 tahun itu telah melampaui kekayaan istri pemilik saham mayoritas perusahaan ritel raksasa Amerika Serikat--John Walton, Wal-Mart, Christy Walton.
Sementara, berdasarkan majalah Forbes, kekayaan Walton bernilai sekitar $ 26 miliar. Jumlah ini menjadikannya wanita terkaya di dunia versi Forbes dalam tujuh tahun terakhir.
Pencapainnya ini berkat kesuksesannya yang terus menanjak dalam bisnis pertambangan. Dalam satu tahun terakhir, Presiden Komisaris Hancock Prospecting itu naik tiga kali lipat.
Di Australia, Rinehart tak hanya dikenal karena bisnisnya, melainkan karena persengketaan dengan ketiga anaknya yang sampai sekarang belum selesai di pengadilan.
http://annewsments.com/wp-content/uploads/2012/05/worlds-richest-woman-gina-rinehart.jpg
Menurut editor Daftar Orang Terkaya BRW, Andrew Heathcote, Rinehart berpotensi menjadi orang terkaya di dunia, mengalahkan taipan telekomunikasi Meksiko, Carlos Slim Helu, yang memiliki kekayaan $ 69 milar, senilai dengan Rp 638 triliun.[baca: Jejak Hidup Orang Terkaya Sejagat]
Lebih lanjut lagi, Heathcote berpendapat bahwa membaiknya harga bijih besi dan investasi di berbagai proyek baru menjadi kunci meningkatnya kekayaan Rinehart yang diperkirakan bisa mencapai 100 miliar dollar AS dalam beberapa tahun mendatang.
"Bila permintaan barang-barang tambang tetap kuat, kenaikan kekayaannya dalam jumlah miliar dollar AS bukanlah hal yang mustahil. Jadi, ada kemungkinan Rinehart tidak saja menjadi wanita terkaya di dunia, tetapi juga orang terkaya di dunia," kata Heathcote.

 
 
 
Sumber :  

KFC Perusak Hutan Indonesia

Setiap membeli ayam goreng KFC dalam jumlah besar, biasanya menggunakan wadah ember besar khas KFC. Tahukah kamu bahwa kelompok pecinta lingkungan Greenpeace mengklaim kemasan tersebut jadi penyebab hancurnya hutan di Indonesia?
 

 
Seperti dilansir Daily Mail, Senin (28/05/2012), klaim Greenpeace diungkapkan setelah sebelumnya mereka melakukan penelitian secara independen dan mandiri terhadap kemasan berbahan dasar kertas yang dipakai KFC di tiga negara, yaitu China, Indonesia dan Inggris.

Para peneliti dari Greenpeace melakukan uji coba selama dua tahun dengan cara mengambil berbagai sampel yang digunakan oleh restoran KFC, mulai dari gelas, kardus, bungkus kentang goreng, tisu dan wadah. Hasilnya mereka menemukan kandungan serat yang digunakan berasal dari hutan tropis di Indonesia.

Dalam laporannya, Greenpeace menyebut perusahaan raksasa Asia Pulp and Paper (APP) menjadi biang keladi kerusakan yang terjadi karena mereka memasok kertas kepada perusahaan induk KFC, Yum! Brands.

Selama ini ladang terbesar yang dimiliki oleh APP berada di Indonesia, atau lebih tepatnya di kepulauan Sumatera. Menurut laporan yang dilansir oleh Global Forest Watch, ada sekitar 5 juta hektar area hutan yang menghilang setiap tahun akibat penebangan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.




Fakta ini jelas menyebabkan rusaknya lingkungan dan terancamnya habitat spesies langka yang ada di sana, termasuk di dalamnya Macan Sumatera statusnya diambang kepunahan.

Bukti lain yang disampaikan oleh Greenpeace adalah nama perusahaan yang ada dalam kertas tisu yang digunakan oleh KFC. Dalam kertas itu terdapat nama PT. Pindo Deli, yang diklaim sebagai kepanjangan tangan dari perusahaan APP.

Menanggapi hal ini, pihak KFC di Inggris dan Irlandia menolak tuduhan tersebut. Mereka menyebut tidak menggunakan bungkus produk dari perusahaan APP. Sementara itu, pihak APP juga memberikan sangkalan yang sama terhadap tuduhan itu. Mereka mengatakan produk olahan berbahan dasar kertas itu tidak berasal dari Indonesia.
 
 
 
Sumber:
memobee.com

BBM Dari Lemak Buaya

Cadangan minyak bumi saat ini semakin menipis, hal ini mendorong manusia untuk mencari bahan bakar alternatif. Berbagai macam bahan mulai dari kedelai, jagung bahkan biji jarak diolah menjadi bahan bakar. Namun, bagaimana bila buaya yang dijadikan sebagai bahan bakar alternatif?



Di Amerika Serikat, buaya diternakkan untuk diambil kulit dan dagingnya. Namun bagian lain tidak digunakan seperti lemak buaya. Setiap tahun ada sekitar 7 juta kilogram lemak buaya yang terbuang sia-sia dan hanya berstatus sebagai limbah. Padahal lemak buaya ini bisa diolah menjadi bahan bakar.

Hal ini membuat para peneliti di University of Louisiana di Amerika Serikat berinisiatif mengolah lemak buaya tersebut. Para peneliti ini berusaha untuk mengkonversi lemak buaya menjadi biodiesel, yang dapat digunakan oleh kendaraan dan membantu industri otomotif Amerika yang sedang dirundung masalah, akibat terus meningginya harga bensin dan solar.

Dr. Rakesh Bajpai yang menjadi peneliti, menjelaskan bahwa 7 juta kilogram lemak buaya itu sebetulnya bisa diubah menjadi 4.730.000 liter biodiesel.


Tingginya biodiesel yang bisa dihasilkan dari lemak buaya itu, karena sekitar 61 persen massa dari lemak buaya dapat diubah menjadi cairan yang cocok untuk membuat biodiesel.

Selain itu, biosolar dari lemak buaya, 9 persen lebih ramah lingkungan dari pada solar yang terbuat dari minyak bumi. Kualitasnya juga setara dengan biodiesel dari kedelai, jika dibandingkan dengan kebanyakan lemak hewan lain, kualitas lemak buaya pun tergolong lebih tinggi.

Andai setiap negara mau bersusah payah mencari bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, sesungguhnya ada banyak hal yang bisa diolah. Sehingga tidak ada lagi tergantung 100 persen pada minyak bumi, yang cadangannya semakin menipis.

Sumber :
  apakabardunia.com

Buta Bukan Halangan

12 tahun lalu harapan Pete Golsby runtuh bagaikan tersambar puluhan kilat. Gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya menyisakan 20 persen daya penglihatan saja. Ia pun akhirnya divonis buta oleh dokter akibat gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya.

 
Dalam keterbatasan fisik, pria berumur 68 tahun ini berupaya menata kembali hidupnya. Ada satu mimpi yang ia ingin wujudkan sejak muda, yaitu merakit sebuah mobil.

Sebelum menjadi buta, Golsby telah menjadi montir sepeda motor selama 30 tahun. Sekarang karena kebutaannya, ia jadi punya waktu senggang lebih banyak. Ia pun mulai membangun mimpinya.

Sang istri, Hazel (66) ikut membantu obsesi Golsby terlaksana. Mereka merangkai bagian demi bagian. Mesin motor tua dijadikan mesin mobil, dan beberapa bagian lain didapat dari sumbangan teman.
Hasilnya, secara ajaib ia pun berhasil merangkai bagian demi bagian hingga akhirnya menjadi sebuah mobil sport Pembleton Brooklands.

"Saya sangat bangga karena berhasil membuatnya. Bagi saya, ini merupakan bukti kalau saya masih mampu. Ini adalah mobil dengan dua penumpang, jadi Hazel akan mengendarainya untuk saya saat musim panas," ujarnya.

Selain itu, bisa saja mobil ini diberikan pada anak perempuan mereka, Sam (32) bila kembali dari Australia. Setidaknya, pembuktian Golsby ini tidak menghentikannya untuk kembali 'bermain' dengan dunia otomotif. Kabarnya, proyek selanjutnya adalah membetulkan motor Triumph miliknya.

 
Sumber: 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons